Seminar Ketangguhan Industri Karet dalam Menghadapi Harga yang Fluktuatif

“Seminar Ketangguhan Industri Karet dalam Menghadapi Harga yang Fluktuatif” yang diselenggarakan oleh Balai Penelitian Sembawa pada tanggal 26 April 2017 merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Balai Penelitian Sembawa-Pusat Penelitian Karet selaku lembaga riset dalam menyikapi kondisi harga karet yang berfluktuasi beberapa tahun terakhir ini. Kegiatan Seminar secara resmi dibuka oleh Plt. Bupati Banyuasin Ir. SA Supriono, MM dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari perusahaan perkebunan Negara (PTPN), swasta, perbankan, akademisi dan petani karet serta kelompok UPPB.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Balai Penelitian Sembawa menghadirkan pembicara dari Gapkindo Pusat Moenardji Soedargo dan Asril Sutan Amir, serta pembicara dari Balai Penelitian Sembawa Dwi Shinta Agustina. Pada kesempatan tersebut, ketiga pembicara memaparkan mengenai kondisi dan prospek harga karet alam ke depan serta upaya yang dapat dilakukan terutama di tingkat petani dalam menyikapi kondisi harga karet yang rendah. Perbaikan mutu bokar dan sistem pemasaran merupakan salah satu hal yang terus didorong oleh pemerintah melalui Dinas Perkebunan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pengembangan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) di tingkat desa telah dilaksanakan pada beberapa tahun terakhir. Pola pemasaran bokar secara berkelompok melalui UPPB diharapkan mampu memberikan kualitas bokar dan harga yang layak bagi petani di tengah kondisi harga yang kurang menguntungkan saat ini. Pada akhir seminar, Direktur Pusat Penelitian Karet Dr. Karyudi menyampaikan bahwa industri karet harus mendorong terbentuknya Rubber Regional Market (RRM) agar serapan dan pengendalian harga dapat dilakukan oleh pelaku pasar dalam negeri. Seminar yang berlangsung setengah hari ini menghasilkan kesatuan visi bahwa peran semua pihak menjadi penting dalam mengatasi fluktuasi harga.

Dalam kesempatanini diserahkan pula paket bantuan peralatan untuk mendukung kegiatan UPPB dari ConocoPhillips (Grissik) Ltd. kepada 3 UPPB yang berada di sekitar wilayah operasional ConocoPhillips (Grissik) Ltd. Paket bantuan ini merupakan salah satu bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan ConocoPhillips (Grissik) Ltd. yang telah bekerjasama dengan Balai Penelitian Sembawa sejak tahun 2002 dalam membina petani karet di wilayah Musi Banyuasin. Selain itu, pihak Bank Sumsel Babel Sekayu juga menyerahkan bantuan buku tabungan kepada petani melalui program “TabunganKu” untuk memudahkan petani dalam melakukan transaksi pemasaran bokar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


5 × one =