Sukses Replanting Kelapa Sawit, Muba Lanjutkan Replanting Karet

Sukses Replanting Kelapa Sawit, Muba Lanjutkan Replanting Karet

SE, 15 Maret 2018, hal : 19 kolom : 1

          SETELAH berhasil pelaksanaan program peremajaan (replanting) ke­lapa sawit bulan Oktober 2017 lalu yang diresmikan oleh Presiden RI Jo­ko Widodo serta menjadi pilot project nasional dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, kali ini Pemerin­tah Kabupaten Musi Banyuasin me­launching program peremajaan lahan karet rakyat seluas 2.000 hektare.

Program yang dilaksanakan oleh para petani karet secara swadaya dan dibantu pemerintah (bibit) serta PT Pusri Palembang tersebut diresmikan langsung Plt Bupati Muba Beni Her­nedi bertempat di Desa Supat Timur, Kecamatan Babat Supat, Senin (13/03).

Plt Bupati Muba Beni Hernedi meng­atakan sesuai dengan arahan pak Pre­siden RI Joko Widodo bahwa komod­itas perkebunan rakyat di republik ini yang tidak produktif harus dilakukan peremajaan untuk meningkatkan kese­jahteraan para petani.

“Hari ini kita memulai peremajaan atau replanting karet tua/rusak milik rakyat Musi Banyuasin dengan cara lebih produktif dan kualitas tinggi ser­ta didampingi dari PT Pusri Palembang dengan membuka klinik tani,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Beni juga melaporkan bahwa kemarin is bersama tim Monev Kemenko Perekonomian RI melakukan monitoring dan evalu­asi terhadap pelaksanaan peremajaan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Lilin yang dilaksanakan tahun lalu. Batang sawit-sawit tua telah ditumbangkan, lahan sudah bersih, ditanam bibit ba­rn berkualitas dan juga ditanam turn­bang sari jagung seluas 500 hektare.

“Alhamdulillah Muba sebagai pilot project peremajaan kelapa sawit telah berhasil dalam pelaksanaannya dan menjadi contoh di tingkat nasional,” ujar Beni.

Selain meremajakan kelapa sawit dan karet, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan membantu meningkatkan produksi, mutu dan harga dengan melakukan hilirisasi industri (produksi di Muba) sehingga para petani tidak diresahkan lagi isu harga naik-turun.

Sementara itu General Manager Distribusi dan Pemasaran PT Pusri Palembang mengatakan dalam upaya mempermudah dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian PT Pus­ri Palembang melaunching produk ritel berupa urea dan NPK non sub­sidi.

“Kami telah menyiapkan program klinik tani dan mantri tani untuk mem­berikan pelayanan terbaik dan profe­sional kepada petani melalui pembe­lajaran/edukasi dalam upaya mening­katkan produksi petani,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para petani untuk menerapkan teknik pemupukan berimbang, spesifikasi lokasi dan uji tanah dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Muba H Abusari Burhan SH MH, Dandim 0401 Muba, GM dist­ribusi dan pemasaran PT Pusri Palem­bang, staf ahli bupati, Asisten II, ke­pala OPD dan para petani karet ke Kecamatan Babat Supat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


12 − nine =